Kamis, 18 September 2014

ThinkStation P300, Workstation Andal dengan Harga Terjangkau


Lenovo Indonesia, memperkenalkan jajaran perangkat Worksation teranyarnya bagi penguna bisnis, yang diklaim memiliki daya guna dan kinerja terbaik, tapi dengan harga yang terjangkau. Workstation entry level ini dibandrol mulai dari harga Rp 15 juta per unit.

Menurut Azis Wonosari, technical manager Lenovo Indonesia, untuk mendukung daya dan kinerja terbaik, Lenovo ThinkStation P300 dilengkapi dengan beberapa pilihan prosesor keluaran Intel seri terbaru, yaitu mulai dari  Intel Core i7 hingga Intel Xeon E3.

Selain itu, lanjut dia, ThinkStation P300 juga dilengkapi dengan memori error correcting code (ECC), yang secara drastis mengurangi kesalahan dan kehilangan data yang berhubungan dengan memeori. Selain itu workstation ini juga memiliki berbagai pilihan storage, mulai dari hard disk hingga solid state drive.

Pada ThinkStation P300 ini, menurut Azis, juga dilengkapi dengan modul Flex baru, yang memberikan pilihan pada pengguna untuk menambahkan hanya komponen yang mereka butuhkan.

“Flex modul ini memungkinkan pengguna untuk memilih sendiri komponen pendukung yang ingin dipasangnya. Modul ini mendukung kombinasi optical drive ultra-slim,  eSATA, firewire, atau card reader. Semuanya dapat dipesan sesuai kebutuhan pengguna,” jelas Aziz, saat memeberikan keterangan pers di Jakarta, Kamis (4/9).

Menurut dia, bagi pengguna yang menginginkan sebuah workstation dengan performa tinggi dalam menjalankan aplikasi 3D atau AutoCAD, ThinkStation P300 juga telah dilengkapi pilihan grafis Nvidia Quadro K600 dengan kapasitas memori 512 MB atau K4000 dengan memori sebesar 3 GB.

Dari segi tampilan, disbanding pendahulunya, ThinkStation P300 memeiliki desain yang lebih minimalis dan ringkas. Pegangan besar pada bagian depan atas casing yang ada pada produk sebelumnya ditiadakan, diganti dengan pegangan lebih simple, yang dinamakan red touch poin intuitif.  Sehingga selain dapat dibawa kemana-mana, workstation ini juga lebih mudah dalam meletakannya.

Menurut Azis, ThinkStation P300 ini sangat cocok diaplikasikan pada industri yang menjalankan beban pekerjaan secara terus menerus selama 24 jam, terutama yang menjalankan aplikasi sangat spesifik dan berkinerja tinggi, serta membutuhkan kecepatan dan akurasi tinggi pula.

“Perangkat ini cocok diaplikasikan pada industry minyak dan gas, media dan hiburan, arsitektur, keuangan, kedokteran dan sains yang memang membutuhkan workststion berkinerja tinggi untuk pemakaian secara penuh 24 jam, tanpa ada masalah sama sekali,” pungkasnya.

ThinkPad 10, Tablet Multiguna Buat Pebisnis



JAKARTA, itech – Lenovo Indonesia kembali membuat gebrakan. Setelah sebelumnya menghadirkan rangkaian PC desktop yang dikhususkan bagi para maniak game, Lenovo, kali ini memperkenalkan Tablet ThinkPad 10, sebuah tablet yang bukan hanya dapat difungsikan sebagai tablet, tapi juga sebagai PC, stand mode dan laptop atau notebook.
 
Sesuai dengan namanya ThinkPad 10, tablet anyar Lenovo ini dibekali dengan layar 10 inci full HD yang dibalut dengan teknologi Gorila Glass. Selain itu, walaupun ukurannya kecil, tapi kalau bicara kinerja dan kecepatan, tablet ini memiliki kemampuan setara PC ataupun laptop.

Sebab, ThinkPad 10 telah dibekali dengan prosesor Intel Atom Z3795 Quad Core seri terbaru dari Intel. Sementara untuk sistem operasi, tablet ini dilengkapi dengan Windows 8.1 dan Windows 8.1 Pro yang mencakup dukungan 64 bit.

Sementara untuk penyimpanan internal, menurut Aziz Wonosari, technical manager Lenovo Indonesia, ThinkPad 10 dibekali dengan storage 84 GB yang dapat ditingkatkan (upgrade) hingga mencapai 128 GB.

Bukan sekedar itu, tablet teranyar Lenovo yang juga dibekali koneksi nirkabel 3G dan 4G LTE ini juga dibekali dengan baterai  33 WHr Li Polymer yang mampu bertahan selama 10 jam. Untuk kamera, pada bagian belakang mengusung kamera 8 MP (HD1080p) dengan auto focus dan flas. Sedang bagian depan menggunakan lensa 2 MP (HD 1080p).

Dengan kemampuan dan fungsinya yang bisa bermacam-macam, lanjut Azis, maka tablet ini sangat cocok digunakan oleh kalangan bisnis. “Para pebisnis di Indonesia yang seringkali sangat mobile, tentunya menginginkan perangkat yang bukan hanya serbaguna, tapi juga sangat mendukung produktivitas meraka,” terang Aziz.

Untuk pasar dalam negeri, ThinkPad 10 Lenovo versi standar ( tanpa akseris tambahan seperti docking, ultrabook keyboar, tablet dock, digizer pen dan quickshot cover) ditawarkan dengan harga US$ 799 atau sekitar Rp 9,5 juta.

Rabu, 17 September 2014

Lenovo Perkenalkan Jajaran PC Teranyar untuk Pecinta Game


JAKARTA, itech – Manjakan para penikmat game, Lenovo Indonesia hadirkan rangkaian produk komputer desktop teranyarnya, yang diklaim sangat pas untuk aplikasi game PC. Baik game-game ringan maupun yang memerlukan performa komputasi tinggi
.
Mengusung tema bertajuk “Lenovo Digital Playground”, Lenovo Indonesia memperkenalkan 4 produk anyarnya, yaitu desktop All in One (AiO) Lenovo N300 yang berbasis sistem operasi android, Lenovo FLEX 20 dan FLEX2 14, serta Lenovo Y50 dan Y70.

Menurut Julius Thjin, product manager for consumer desktop Lenovo Indonesia, jajaran produk PC Lenovo terbaru ini telah dilengkapi dengan prosesor Intel Core generasi terbaru, yaitu generasi ke-4. “Kelebihan utama prosesor Intel terbaru ini adalah pada performa komputasi yang cepat dan multitasking. Ini tentu akan memberikan kepuasan tersendiri bagi konsumen,” papar Julius dalam keterangannya kepada wartawan, Selasa (9/9).

Desktop Lenovo N300 merupakan produk PC pertama yang sudah dilengkapi dengan baterai di dalammnya. Sehingga tampilannya seperti tablet berukuran raksasa, karena mengusung layar multitouch 19,5 inci HD+.

“Karena berbasis android, maka PC ini juga dapat memaikan game-game android, baik melaui Google Playstore atau yang lainnya. Baik dilakukan sediri, maupun bersama teman,” jelas Julius.

Lenovo N300 juga dilengkapi dengan 500 GB Hard Disk Drive dan RAM 2 GB, yang dapat di-upgrate sesuai kebutuhan pengguna. Sehingga menjadikan tablet berukuran raksana ini memiliki kinerja lebih kuat, yang sama seperti PC pada umumnya.
Sementara desktop AiO FLEX 20, juga dilengkapi dangan layar HD+ 19,5 inci. PC ini dapat digunakan untuk memainkan multiplayer game hingga empat orang pemain.  Uniknya, PC AiO ini bisa diubah dalam pisisi stand dan table.

Pada posisi stand, PC bisa dimiringkan dengan sudut kemiringan antara 15 hingga 79 derajat. Sedangkan pada posisi table, antarmuka pada layar menjadikan PC ini dapat digunakan multi-game dan multi pemain. FLEX 20 juga dilengkapi aksesoris yang sifatnya opsional, seperti joystick untuk permainan fishin joy dan stikert untuk bermain air hockey.   

FLEX2 14, merupakan notebook dengan layar berukuran 14 inci, yang menawarkan kemampuan dua mode yang dapat diputar hingga 300 derajat, sehingga memberikan pengalaman komputasi, sekaligus multimedia yang lebih baik.

Menurut Hero Chandra, product manager for consumer notebook Lenovo, laptop FLEX2 14, selain dilengkapi dengan prosesor Intel Core i5-4210U (1,7 GHz dengan Turbo Boost hingga 2,7 GHz, juga mengusung grafis NVidia GeForce GT840 2 GB. Sementara pada layar, menggunakan FHD IPS Multi-Touch (slim), yang dapat menghasilkan gambar game dan tampilan video berjalan dengan cepat dan mulus.

“FLEX2 14 juga mengusung teknologi Dolby Advanced Audio v2, sehingga menghasilkan suara yang lebih jernih dan konsisten tanpa ada distorsi,” terang Hero.

Sementara Lenovo Y50 dan Y70, merupakan notebook gaming yang dilengkapi prosesor Intel Core i7 generasi keempat. Sementara utuk system operasi menggunakan Windows 8.1. Sedangkan untuk grafisnya, menggunakan NVidia GeForce GTX860M 4 GB DDR5.

Dengan dukungan layar Full HD display 1920x1080, membuat tampilan gambar, photo ataupun video animasi berkualitas tinggi menjadi lebih tajam, disbanding yang lainnya.

Menurut Hero, dari segi harga, jajaran PC yang ditawarkan kali ini cukup kompetitif. Untuk Lenovo N300 dan FLEX2 14 yang saat ini sudah ada dipasaran, ditawarkan masing-masing dengan harga Rp 6,9 juta dan Rp 8,9 juta. Sementara untuk FLEX 20 ditawarkan dengan harga Rp 13,69 juta. Sedangkan notebook Y50 dan 70 yang baru tersedia pada pertengan September 2014, masing-masing ditawarkan dengan harga Rp 14,99 juta,

Bermain Game, Bantu Anak Belajar Bahasa Inggris

Jika ada sebagian orang yang memandang, bermain video game lebih banyak pengaruh negatifnya pada anak-anak, mungkin ada benarnya. Karena anak yang 
 kecanduan video game, biasa menjadi lupa waktu, malas belajar, dan lain sebagainya. 

Padahal, jika ditelaah lebih jauh, sebenarnya industri game sudah membuktikan dengan pasti beragam efek positif yang mampu di hasilkan lewat serangkaian penelitian yang ada. 

Penelitian terbaru dari University of Gothenburg dan Karlstad University membuktikan, ada sisi positif yang bisa didapatkan anak-anak saat bermain video game. Mereka akan memiliki kosa kata bahasa asing, terutama Inggris lebih banyak dari anak lain yang tidak bermain game. 

Salah satunya, bermain game dianggap berhasil membangun emosi yang lebih positif dan kematangan otak yang lebih, baik pada anak maupun orang dewasa.

Dan penelitian terbaru yang dilakukan University of Gothenburg dan Karlstad University membuktikan adanya pengaruh positif lain pada anak-anak yang gemar bermain game. Penelitian yang dilakukan terhadap 76 anak-anak berumur 10 -11 tahun membuktikan, anak-anak yang gemar bermain game akan memiliki kosa kata dalam bahasa Inggris yang jauh lebih luas, dibandingkan anak-anak lain yang tidak suka bermain game.

Fenomena seperti ini, kemungkinan besar juga terjadi pada anak-anak yang gemar bermain video game di Indonesia. Tapi mungkin orang tua tidak pernah meyadari kemampuan yang dimiliki mereka setelah larut dalam permainan gamenya.

Jadi, inilah yang mungkin menjadi alasan mengapa sebagian besar gamer di Indonesia biasanya memiliki ciri-ciri kemampuan bahasa Inggris yang lebih baik. Karena semakin kompleks, semakin banyak teks, semakin banyak percakapan dalam sebuah game, semakin banyak pula kosakata bahasa Inggris yang bisa diserap.

Game MMORPG

Tapi tentu saja tidak semua jenis atau sembarang video game yang mampu memberikan dampak positif tersebut. Sebab dari hasil penelitian tersebut diketahui bahwa hanya game-game yang memuat lebih banyak interaksi kalimatlah yang paling besar memberikan sumbangan pada kemampuan anak dalam memiliki kosa kasa bahasa Inggris.

Penelitian University of Gothenburg dan Karlstad University  menyebutkan, game MMORPG merupakan salah satu genre game yang paling efektif dalam mendukung kemampuan anak tersebut. Terlebih, karena dalam permainan game ini anak atau pemain dituntut untuk  berinteraksi secara langsung dengan pemain lain. Genre ini memaksa gamer untuk mengerti apa yang tengah dibicarakan, membaca apa yang ditulis, dan berinteraksi dalam bentuk lisan maupun tulisan.

Penelitian ini mungkin hanya menyebutkan MMORPG, sebagai salah satu genre game yang mampu meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris para pemainnya. Tapi bagi sebagian besar gamer yang sempat mencicipi game RPG – Barat maupun Jepang di masa lalu, tentu telah merasakan efek signifikan yang sama dengan hasil penelitian tersebut. (***)